Anggota DPRD Morut Yaristan Palesa Gasss Sistem Rujukan Pasien BPJS

Uncategorized724 Views

MORUT – Anggota Komisi I DPRD Morowali Utara, Yaristan Palesa, meluapkan emosinya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Rabu, 18 Februari 2026.

RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I, Arief Ibrahim, dan dihadiri sejumlah anggota Komisi I termasuk Arman Purnama Marunduh. Hadir pula pihak keluarga almarhum pasien serta manajemen RSUD Kolonodale.

Meski pihak RSUD Kolonodale telah menyampaikan kronologis kejadian dan permohonan maaf karena pelayanan tidak maksimal, suasana rapat tetap memanas.
Keluarga pasien meluapkan amarah di ruang rapat.

Saat giliran berbicara, Yaristan Palesa langsung menyoroti mekanisme kerja sama rujukan pasien, termasuk kaitannya dengan BPJS Kesehatan.

Dalam menyampaikan koreksinya kepada pihak BPJS Kesehatan raut wajah Yaristan Palesa terlihat menahan emosi. Bahkan ia menunjuk ke arah perwakilan BPJS Kesehatan yang hadir.

“Bagaimana mekanisme kerjasama dengan RS rujukan, karna banyak orang meninggal di Morowali Utara gara-gara rujukan, jangan kita bicara ajal diruangan ini, karna kita bukan Tuhan. Apakah hubungannya dengan BPJS, kerjasama dengan pemerintah daerah seperti apa.

Karna rujukan harus menunggu jawaban dari RS yang dituju.
Kalau memang BPJS ini hanya slogan dengan nama besarnya untuk membantu rakyat, tetapi pada akhirnya juga tidak maksimal kerjanya tidak ada gunanya, sama dengan membunuh masyarakat.

Karna saya perhatikan BPJS kalau mereka tidak bayar di putus tidak bisa di pake BPJS itu.

Karna banyak orang meninggal ini, tunggu jawaban terus tunggu jawaban. Kalau semua tunggu jawaban bagaimana kita mau bisa cerdas di Negeri ini, banyak orang mati kamu bikin,” tegas Yaristan dalam rapat tersebut.

RDP itu digelar sebagai tindak lanjut atas meninggalnya pasien usai penanganan amandel di RSUD Kolonodale, dan menjadi forum evaluasi terhadap sistem pelayanan serta mekanisme rujukan pasien di Morowali Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *